` bab 2. tugas IBD
Manusia,
Kebudayaan, dan Perubahan Perilaku
Manusia, Kebudayaan, dan Perubahan
Perilaku
Hubungan
antara manusia dengan kebudayaan memiliki keterkaitan yang erat dan tidak dapat
dipisahkan satu sama lain. Hampir semua kegiatan yang dilakukan oleh manusia berkaitan
dengan kebudayaan. Disamping itu, kebudayaan manusia itu menciptakan suatu
keindahan yang biasa kita sebut dengan suatu seni. Manusia sebagai mahluk
budaya mampu melepaskan diri dari ikatan dan dorongan nalurinya dan mampu
beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya untuk mempelajari keadaan sekitar
dengan pengetahuan yang dimilikinya
Maka
dari itu manusia dan kebudayaan terintegrasi satu sama lain dan sangat
dibutuhkan oleh manusia untuk menjunjung nilai-nilai dalam kehidupan sosial
yang dianut atau bisa juga sebagai norma dan acuan dalam melaksanakan kehidupannya.
a. Manusia
Manusia
adalah mahluk ciptaan Tuhan paling sempurna.tidak seperti ciptaan Tuhan yang
lain,Manusia di ciptakan Tuhan memiliki kebebasan,akal budi,dan hati nurani.banyak ilmu yang mendefinisikan
manusia. Dalam ilmu biologi, manusia (Homo sapiens) adalah spesies
hominid terakhir yang mempunyai ciri khas, yaitu otak yang relatif besar yang
memampukan manusia untuk berpikir kedepan dan berimajinasi serta pemecahan
masalah yang baik.Dalam ilmu sosial, manusia adalah makhluk yang tak dapat
berdiri sendiri (makhluk sosial) meskipun terlahir sebagai makhluk
individu.Sedangkan secara Ketuhanan, manusia memiliki karunia berupa akal,
perasaan dan kehendak, yang mampu menciptakan teknologi, mengapresiasi seni,
serta bertindak sesuai dengan moral yang dianutnya. Perasaan dalam diri manusia
ada 2 macam, yaitu perasaan inderawi yang bergantung pada indera, juga terdapat
pada makhluk lain. Perasaan rohani hanya terdapat pada manusia sebagai makhluk luhur,
diantaranya:
1.
Perasaan intelektual
Berhubungan dengan suatu rasa yang tidak cepat puas terhadap yang telah diraih dan ingin meraihnya lebih dalam lagi(pencapaian akhir)
Berhubungan dengan suatu rasa yang tidak cepat puas terhadap yang telah diraih dan ingin meraihnya lebih dalam lagi(pencapaian akhir)
2. Perasaan religius
hubungan manusia dengan Tuhannya sesuai kepercayaan yang dianut,hal ini hanya manusia dengan Tuhan sendiri yang mengetahui
3.
Perasaan sosial
memiliki rasa untuk berbagi satu dengan yang lain,tidak dapat hidup sendiri,saling mengumpul/membentuk suatu kelompok berinteraksi satu dengan yang lain
4. Perasaan diri
Pemahaman bahwa ada sesuatu dalam diri seseorang yang membuatnya lebih berharga atau mungkin lebih rendah dari orang lain.
5. Perasaan etis
Seseorang secara alami merasa senang melihat atau melakukan hal yang dirasanya benar, dan juga sebaliknya.
6. Perasaan estetika
Berkenaan dengan perasaan manusia untuk mengapresiasi dan bahkan turut serta dalam keindahan berbagai macam karya seni yang disukainya.
memiliki rasa untuk berbagi satu dengan yang lain,tidak dapat hidup sendiri,saling mengumpul/membentuk suatu kelompok berinteraksi satu dengan yang lain
4. Perasaan diri
Pemahaman bahwa ada sesuatu dalam diri seseorang yang membuatnya lebih berharga atau mungkin lebih rendah dari orang lain.
5. Perasaan etis
Seseorang secara alami merasa senang melihat atau melakukan hal yang dirasanya benar, dan juga sebaliknya.
6. Perasaan estetika
Berkenaan dengan perasaan manusia untuk mengapresiasi dan bahkan turut serta dalam keindahan berbagai macam karya seni yang disukainya.
b. kebudayaan
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat.
Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala
sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki
oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
Dalam bahasa
Sansekerta, budaya berasal dari kata budhayah yang berarti akal atau
budi.Sedangkan dalam bahasa latin adalah colere, yang berarti mengolah
tanah. Jadi secara sederhana kebudayaan adalah hasil pikiran dan tindakan
manusia untuk mengolah tanah dalam rangka mempertahankan kelangsungan hidupnya.
Kata "tanah" disini bisa juga berarti alam. Begitu juga dengan
seorang tokoh bernama C. Cluckhohn
dalam karyanya Universal Categories of Culture mengemukakan tentang 7 unsur
kebudayaan universal:
1. Sistem Religi
Manusia menyadari
adanya Tuhan sebagai penguasa dan sebagai pencipta,langit bumi,beserta
isinya,maka dari itu munculah kepercayaan yang dianut manusia yaitu agama
2.
Sistem organisasi kemasyarakatan
Manusia adalah mahluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri oleh karena itu
manusia mengumpul menjadi satu dan dapat membentuk suatu organisasi/kumpulan
3.
Sistem pengetahuan
Kemampuan manusia
di segala bidang dan disampaikan kepada sesamanya baik secara lisan maupun tulisan
dan sangat bermanfaat satu sama lain
4.
Sistem mata pencaharian dan ekonomi
Merupakan usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sebagai makhluk
ekonomi.
5.
Teknologi dan peralatan
Ciri khas manusia salah satunya adalah memanfaatkan alat-alat untuk mempermudah
kehidupannya. Demi kemajuan dalam suatu kehidupan
6.
Bahasa
Cara manusia untuk berkomunikasi menggunakan kode kemudian disempurnakan
membentuk bahasa dan tulisan,sehingga tercapai suatu yang diinginkan
7. Kesenian
Apabila kebutuhan manusia tercukupi maka manusia akan mencukupi kebutuhan
psikisnya melalui nilai estetik dalam bentuk berbagai macam seni, misalnya
musik dan tari.
Perubahan Kebudayaan
Sejatinya kebudayaan dan manusia selalu berubah, bahkan kebudayaan primitif pun akan mengalami perubahan, cepat atau lambat, apabila terjadi kontak dengan masyarakat luar.
Secara sederhana, ada 2 faktor yang menyebabkan kebudayaan mengalami perubahan.
1. Faktor internal, yaitu sebab-sebab yang berasal dari masyarakat itu sendiri. Misalnya perubahan situasi politik dalam negeri, inovasi dan perkembangan teknologi, serta perubahan jumlah dan komposisi penduduk.
2. Faktor eksternal, yaitu sebab-sebab yang berasal dari luar atau yang diluar kendali manusia. Misalnya bencana alam, perubahan iklim, serta kontak dengan masyarakat dan kebudayaan lain.
Perubahan semakin cepat terjadi bila sifat masyarakat mendukung. Sifat inklusif dan keterbukaan, serta letak geografis (seperti negara Indonesia yang terletak di jalur perdagangan internasional) adalah beberapa contohnya. Perubahan yang ditimbulkan dapat saja berupa perubahan kecil (seperti gaya busana yang selalu mengikuti tren terbaru) sampai perubahan besar (misalnya perubahan bentuk negara serta diterima dan diterapkannya ideologi asing).
Perubahan Kebudayaan
Sejatinya kebudayaan dan manusia selalu berubah, bahkan kebudayaan primitif pun akan mengalami perubahan, cepat atau lambat, apabila terjadi kontak dengan masyarakat luar.
Secara sederhana, ada 2 faktor yang menyebabkan kebudayaan mengalami perubahan.
1. Faktor internal, yaitu sebab-sebab yang berasal dari masyarakat itu sendiri. Misalnya perubahan situasi politik dalam negeri, inovasi dan perkembangan teknologi, serta perubahan jumlah dan komposisi penduduk.
2. Faktor eksternal, yaitu sebab-sebab yang berasal dari luar atau yang diluar kendali manusia. Misalnya bencana alam, perubahan iklim, serta kontak dengan masyarakat dan kebudayaan lain.
Perubahan semakin cepat terjadi bila sifat masyarakat mendukung. Sifat inklusif dan keterbukaan, serta letak geografis (seperti negara Indonesia yang terletak di jalur perdagangan internasional) adalah beberapa contohnya. Perubahan yang ditimbulkan dapat saja berupa perubahan kecil (seperti gaya busana yang selalu mengikuti tren terbaru) sampai perubahan besar (misalnya perubahan bentuk negara serta diterima dan diterapkannya ideologi asing).
C. Hubungan Manusia dan Kebudayaan serta Bagaimana
Waktu Mengubah Kita
Saya akan menjabarkan
beberapa contoh konkrit amat bahwa perkembangan unsur-unsur budaya, diantaranya
teknologi,globalisasi telah mengubah manusia,sbb:
1. 1. Pada dasarnya sebagian besar
masyarakat indonesia memiliki budaya “konsumtif” terhadap suatu
barang/alat/jasa baru yang sangat tinggi, maka dari itu produk-produk dari luar
negri pun semakin banyak yang masuk ke indonesia karena permintaan yang begitu
banyak. Hal ini lama kelamaan akan berakibat kurangnya “kecintaan” terhadap
produk dalam negri,dan produksi-produksi dalam negri pun mulai tersisihkan dan
bisa berdampak pada pendapatan-pendapatan di wilayah indonesia menurun
2. 2. Mental manusia indonesia yang
semakin lama sebagian besar perlu dirubah,yang awalnya sebagian besar konsumtif,di
harapkan bisa menjadi produktif,memiliki inovasi yang tinggi,ide-ide brilliant
banyak muncul,mampu menciptakan lapangan pekerjaan,dll. Jika hal ini terjadi ekspor
barang dari luar negri berkurang,pendapatan masyarakat sudah pasti akan
meningkat,rasa cinta terhadap produk dalam negri meningkat,dan negara ini
menjadi lebih sejahtera.
3. 3. Rasa cinta terhadap budaya sendiri
menurun. Disebabkan karena kurangnya filter terhadap budaya-budaya asing yang
masuk ke negeri ini, maka dari itu perlu diimbangi lagi agar budaya asli pada
bangsa ini tetap lestari sepanjang masa. Bisa dilakukan dengan memberikan
pelajaran di tempat belajar (sekolah,kampus,sanggar,tempat les,lembaga,dll)
atau bisa juga dengan sering mengadakan kontes musik tradisional dari seluruh
penjuru suku yang ada di indonesia.
4. 4.
Globalisasi. Globalisasi membuat masyarakat lebih efektif dalam melakukan segala
hal seperti mendapatkan informasi,berita,dengan sangat cepat dan akurat. Namun globalisasi
juga membawa manusia kearah yang lebih individualis. Rasa sosial yang timbul
semakin berkurang,seperti masyarakat yang lebih cenderung bergaul pada social
media di dunia internet,ketimbang bergaul dengan orang-orang yang dekat dengan
ia tinggal.
jadi itulah perubahan-perubahan budaya yang terjadi dari waktu ke waktu semua memang terjadi karena telah diatur,namun apapun akibat nya nanti kita tidak tahu,biar kan smua berjalan sesuai dengan masanya. tetapi balik lagi kita harus tetap mempertahankan,menjaga,melestarikan bangsa ini agar semakin maju,sejahtera karena semua ini berdampak pada penerus kita kelak
Tulisan ini disusun sebagai tugas softskill.
Penulis terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun untuk tugas dimasa datang.
Penulis terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun untuk tugas dimasa datang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar