TARSIUS SI PRIMATA KECIL
Tarsius… hewan apakah
itu?bentuknya gimana? daripada makin bingung tarsius itu apa di simak dulu
yukkk kilasan singkat si primata kecil yang satu ini.
Tarsius adalah jenis primata kecil, memiliki tubuh
berwarna coklat kemerahan dengan warna kulit kelabu, bermata besar dengan
telinga menghadap ke depan dan memiliki bentuk yang lebar. . Habitatnya di hutan-hutan Sulawesi
Utara hingga Sulawesi Selatan, juga di pulau-pulau sekitar Sulawesi seperti
Suwu, Selayar, dan Peleng. Tarsius juga dapat ditemukan di Filipina.
Nama Tarsius diambil karena ciri fisik tubuh mereka yang
istimewa, yaitu tulang tarsal yang memanjang, yang membentuk pergelangan kaki
mereka sehingga mereka dapat melompat sejauh 3 meter (hampir 10 kaki) dari satu
pohon ke pohon lainnya. Tarsius juga memiliki ekor panjang yang tidak berbulu,
kecuali pada bagian ujungnya. Setiap tangan dan kaki hewan ini memiliki lima
jari yang panjang. Jari-jari ini memiliki kuku, kecuali jari kedua dan ketiga
yang memiliki cakar yang digunakan untuk grooming.
Keistimewaan si hewan kecil terletak pada matanya. Ukuran
mata ini lebih besar jika dibandingkan dengan otaknya sendiri. Mata
tarsius digunakan untuk melihat dengan tajam dalam gelap namun pada siang hari
tarsius tidak bisa melihat dengan tajam. Uniknya kepala tarsius bisa berputar
180 derajat loh seperti burung hantu, telingannya juga peka mendeteksi
keberadaan sang mangsa.
Oiya ! tarsius ini makhluk nocturnal yang melakukan
aktivitas pada malam hari saja dan pada siang hari tarsius beristirahat. Maka
karena itu mata tarsius yang berukuran besar sangat cocok untuk berburu mangsa
pada malam hari. Biasanya mangsa tarsius seperti kecoa,jangkrik dan terkadang
reptile kecil.
Primata kecil ini gemar menghabiskan hari-harinya diatas
pohon, tarsius menandai daerah pohon mereka dengan urine. Tarsius berpindah
tempat dengan cara melompat dari pohon ke pohon. Hewan ini bahkan tidur dan
melahirkan dengan terus bergantung pada batang pohon. Tarsius tidak dapat
berjalan di atas tanah, mereka melompat ketika berada di tanah.
Tetapi, sampai saat ini jumlah tarsius dalam angka
kritis, tarsius tak bisa seenaknya ditangkap atau diperjualbelikan, karena
sekarang tarsius masuk dalam daftar hewan yang dilindungi secara keras dan
betul-betul harus dilestarikan keberadaannya. Karena memang merupakan salah
satu kekayaan alam yang hanya ada di bagian wilayah Indonesia
Keunikan Tarsius juga pada caranya bersosialisasi.
Tarsius cukup puas dengan satu betina dan satu jantan, sehingga disebut
bermonogami. Bentuk tubuhnya yang amat mini untuk ukuran jenis primata, membuat
para pemburu umumnya tak tertarik untuk memangsanya. Tarsius dianggap tak
menimbulkan selera dimakan, sebab tubuhnya yang begitu imut-imut dan seperti
tak berdaging.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar