Rabu, 26 November 2014

Tarsius Si Primata Kecil

TARSIUS SI PRIMATA KECIL




Tarsius… hewan apakah itu?bentuknya gimana? daripada makin bingung tarsius itu apa di simak dulu yukkk kilasan singkat si primata kecil yang satu ini.
Tarsius adalah jenis primata kecil, memiliki tubuh berwarna coklat kemerahan dengan warna kulit kelabu, bermata besar dengan telinga menghadap ke depan dan memiliki bentuk yang lebar. . Habitatnya di hutan-hutan Sulawesi Utara hingga Sulawesi Selatan, juga di pulau-pulau sekitar Sulawesi seperti Suwu, Selayar, dan Peleng. Tarsius juga dapat ditemukan di Filipina.
Nama Tarsius diambil karena ciri fisik tubuh mereka yang istimewa, yaitu tulang tarsal yang memanjang, yang membentuk pergelangan kaki mereka sehingga mereka dapat melompat sejauh 3 meter (hampir 10 kaki) dari satu pohon ke pohon lainnya. Tarsius juga memiliki ekor panjang yang tidak berbulu, kecuali pada bagian ujungnya. Setiap tangan dan kaki hewan ini memiliki lima jari yang panjang. Jari-jari ini memiliki kuku, kecuali jari kedua dan ketiga yang memiliki cakar yang digunakan untuk grooming.

Keistimewaan si hewan kecil terletak pada matanya. Ukuran mata  ini lebih besar jika dibandingkan dengan otaknya sendiri. Mata tarsius digunakan untuk melihat dengan tajam dalam gelap namun pada siang hari tarsius tidak bisa melihat dengan tajam. Uniknya kepala tarsius bisa berputar 180 derajat loh seperti burung hantu, telingannya juga peka mendeteksi keberadaan sang mangsa.
Oiya ! tarsius ini makhluk nocturnal yang melakukan aktivitas pada malam hari saja dan pada siang hari tarsius beristirahat. Maka karena itu mata tarsius yang berukuran besar sangat cocok untuk berburu mangsa pada malam hari. Biasanya mangsa tarsius seperti kecoa,jangkrik dan terkadang reptile kecil.

Primata kecil ini gemar menghabiskan hari-harinya diatas pohon, tarsius menandai daerah pohon mereka dengan urine. Tarsius berpindah tempat dengan cara melompat dari pohon ke pohon. Hewan ini bahkan tidur dan melahirkan dengan terus bergantung pada batang pohon. Tarsius tidak dapat berjalan di atas tanah, mereka melompat ketika berada di tanah.
Tetapi, sampai saat ini jumlah tarsius dalam angka kritis, tarsius tak bisa seenaknya ditangkap atau diperjualbelikan, karena sekarang tarsius masuk dalam daftar hewan yang dilindungi secara keras dan betul-betul harus dilestarikan keberadaannya. Karena memang merupakan salah satu kekayaan alam yang hanya ada di bagian wilayah Indonesia

Keunikan Tarsius juga pada caranya bersosialisasi. Tarsius cukup puas dengan satu betina dan satu jantan, sehingga disebut bermonogami. Bentuk tubuhnya yang amat mini untuk ukuran jenis primata, membuat para pemburu umumnya tak tertarik untuk memangsanya. Tarsius dianggap tak menimbulkan selera dimakan, sebab tubuhnya yang begitu imut-imut dan seperti tak berdaging.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar