Jenis Penyakit Pada Bayi
Apnea
(tidak bernapas spontan)
Apnea
merupakan penyakit dimana seseorang tidak bernapas selama beberapa detik secara
spontan ketika tidur. Tidak hanya orang dewasa, bayi yang baru lahir dan
khususnya bayi prematur pun bisa mengalami apnea.
Sesak
napas
Bayi yang
mengalami sesak napas akan mengalami kesulitan saat menarik napas, atau napas
bayi berbunyi disertai batuk. Waspada jika wajah bayi menjadi kebiruan akibat
kekurangan oksigen.
Ruam
popok
Ruam popok
merupakan penyakit yang membuat kulit bayi iritasi. Biasanya iritasi ini
disebabkan karena pemakaian popok yang tidak benar.
Kuning
(jaundice)
Penyakit
kuning ini biasanya membuat kulit dan mata bayi berwarna kuning. Sampai
batas-batas tertentu, penyakit ini tidak berbahaya, tapi ibu perlu waspada jika
kuning pada bayi tidak kunjung hilang.
Eksim
susu (dermatitis atopi)
Eksim susu
merupakan salah satu masalah kulit paling umum ditemukan pada bayi.
Mitosnya, dinamakan eksim susu karena ASI yang mengenai kulit di sekitar mulut
bayi yang menyebabkan bercak merah.
Batuk
pilek
Virus bisa
menjadi penyebab penyakit ini menyerang bayi. Segera bawa ke dokter jika bayi
batuk pilek hingga kemampuan minumnya berkurang, atau tidak sembuh lebih dari
seminggu.
Infeksi
saluran napas
Infeksi
saluran napas merupakan segala bentuk infeksi yang menyerang saluran pernapasan
atas (ISPA). Tak jarang juga saluran pernapasan bawah. Infeksi saluran napas ini
bisa saja terjadi pada bayi baru lahir (newborn).
Infeksi
telinga tengah
Infeksi
telinga tengah menyerang salah satu bagian telinga, yaitu telinga bagian tengah
atau daerah sekitar gendang telinga.
Sembelit
Biasanya
terjadi karena bayi kekurangan cairan atau akibat perubahan makanan dan
dimulainya pemberian makanan padat pertama. Waspada jika sembelit masih terjadi
sampai lebih dari satu bulan.
Muntah
Muntah bisa
terjadi karena bayi kekenyangan, terlalu banyak udara dalam lambung, dan
sebagainya. Waspada bila bayi terus menerus muntah tanpa henti.
Diare
Virus yang
biasa disebut rotavirus seringkali menjadi penyebab diare, di samping
penyebab-penyebab lainnya. Ibu harus waspada jika diare disertai darah.
Penyakit-penyakit
tersebut di atas memang biasa dan mungkin terjadi pada bayi Bunda sejak lahir
hingga usia-usia tertentu. Bunda, tidak perlu panik jika kondisi semakin parah
sebaiknya segera bawa ke dokter.
sumber :
disarikan dari berbagai sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar