Jumat, 13 November 2015

TULISAN 6

Antara Pengusaha Vs Pegawai

Banyak diantara kita yang mendambakan ingin mempunyai usaha sendiri, karena walau bagaimanapun setiap orang selalu menginginkan sesuatu yang lebih. Namun masalah yang dihadapi sekarang ini adalah peluang untuk bisa membangun bisnis sendiri memang tidaklah mudah, bayangkan saja apabila kita menghitung-hitung untuk modal awal saja rasanya pikiran ini sudah membuat dompet kita kembang kempis. Belum lagi memikirkan cara membuat produknya, membangun marketnya dan lain-lain, sehingga tidak mengherankan apabila banyak diantara kita yang memilih menjadi pegawai saja, karena dengan menjadi pegawai/karyawan setiap bulan pasti dapat gaji.

Berapa banyak orang tua yang mengarahkan anak-anaknya untuk menjadi pengusaha. Bandingkan dengan orang tua yang menyuruh anak-anaknya agar bercita-cita jadi pegawai. Melihat budaya masyarakat kita, memang sepertinya opsi kedua yang lebih banyak. Kebanyakan dari kita menginginkan anak-anak agar punya cita-cita dengan profesi-profesi yang dianggap lebih menjanjikan ketimbang jadi pengusaha.

Begitulah didikan kita sejak kecil. Pola berpikir (mindset) kita sudah terbiasa dengan bercita-cita untuk menjadi dokter, pilot, PNS, insinyur, dan profesi lainnya. Tapi jarang, bahkan dulu hampir tidak ada pendidikan yang mengarahkan kita untuk menjadi pengusaha. Paling-paling kita disuruh untuk menciptakan lapangan kerja. Tapi di sisi lain kita tidak pernah dibimbing untuk tahu bagaimana caranya menciptakan lapangan kerja.

Lulus sekolah atau lulus kuliah adalah ajang dimulainya menyebarkan surat lamaran. Ratusan lamaran pekerjaan dikirimkan ke berbagai perusahaan. Bahkan rela mendatangi satu demi satu perusahaan-perusahaan itu. Tak jarang yang mereka yang diusir security yang bosan menghadapi pertanyaan lowongan kerja.

Maka dari itu, jalan terbaiknya memang dengan berani untuk melakukan terobosan atau membuka usaha sendiri. Karena dengan mempunyai usaha sendiri berarti kita mempunyai peluang untuk bisa meningkatkan pendapatan bulanan kita, walaupun memang dibutuhkan waktu dan usaha serta doa untuk menggapainya. Tetapi dapat dipastikan apabila dengan berusaha sendiri maka, kita akan memperoleh hasil yang sesuai dengan usaha yang kita lakukan.

Resiko bangkrut adalah salah satu faktor utama yang menyebabkan masyarakat usia produktif enggan memilih menjadi wirausaha. Bahkan tidak sedikit pula dari mereka yang beranggapan bahwa membuka usaha sendiri hanya mungkin dilakukan oleh mereka yang terlahir dari keluarga kaya, yang bisa meminta modal seenaknya kepada orang tua. Padahal, untuk menjadi seorang wirausaha, anda tidak melulu harus punya uang/modal, bahkan hanya dengan modal ide gagasan kreatif dan inovatif pun anda sudah bisa menjadi seorang wirausaha dengan cara menjual ide anda, atau joint dengan orang yang mempunyai modal, atau meminta pinjaman dari pihak bank/penyandang dana dengan bunga rendah. Yang penting adalah kemauan, serta jangan malu untuk memulai sebuah usaha dari kecil. Bahkan seandainya usaha anda tetap kecil, buatnya 10 usaha kecil lainnya yang serupa, maka anda akan menerima keuntungan 10x lebih banyak.

Semua bidang usaha pasti memiliki resiko. Bahkan saat kita menjadi karyawan sekalipun ada resiko pemotongan gaji atau di pecat. Tapi apakah kemudian kita harus menyerah sebelum berperang? Jawabnya tidak. Resiko usaha bisa diminimalisir di-manage dan diprediksi sebelumnya melalui perencanaan yang matang. Selain itu, membuka usaha dengan cara patungan juga bisa meminimalisir resiko karena hutang-hutang perusahaan saat bangkrut akan ditanggung bersama-sama.

Lalu, apa bedanya Pengusaha dan Karyawan?

Ada karyawan yang bilang kalau menjadi pengusaha itu lebih enak. Penghasilan lebih besar, nggak terikat dan diatur-atur sama atasan. Tapi ada juga pengusaha yang berpikir kalau jadi karyawan itu lebih enak. Kalau jadi karyawan tidak perlu pusing memikirkan perusahaan, gaji pekerja, dan lain-lain. Lalu apa bedanya kalau begitu?

Jadi karyawan memang lebih enak kalau gajinya besar. Penghasilan tetap dan keamanan ekonomi keluarga terjamin. Itu kalau gajinya besar. Kalau gajinya kecil, tentu beda lagi. Jelas karyawan akan pusing juga. Belum lagi ditambah tekanan perusahaan agar bekerja lebih baik. Begitu pun kalau jadi pengusaha. Pengusaha tentunya akan sangat enak kalau usahanya maju dan stabil. Tapi pengusaha yang sering pontang-panting dan pailit, tentunya juga bisa membuat pusing.

Dari segi mental sendiri, kalau karyawan mentalnya selalu penuh dengan hitung-hitungan. Misalnya, karyawan baru akan kerja kalau digaji. Karyawan juga baru mau menjalani lembur kalau ada uang lembur. Semua perkerjaannya jadi tidak maksimal karena terbebani dengan gaji. Apalagi kalau gajinya kecil, yang ada karyawan jadi sering ngedumel ketimbang meningkatkan kualitas dan kuantitas kerja. Selain itu, karyawan sendiri umumnya miskin kreativitas dan inovasi, karena ruang lingkupnya dibatasi oleh posisi/jabatannya dalam perusahaan itu sendiri, atau bisa jadi karena sudah dipatron oleh pola perusahaan itu sendiri.

Kalau pengusaha mentalnya mental bebas. Tidak ada kontrol dan sistem yang bisa mengatur dirinya. Yang mengontrol dan mengatur dirinya, hanya dirinya sendiri. Pengusaha bekerja karena ia merasa memang harus kerja. Dia lembur karena memang dirinya harus lembur. Segala yang dia kerjakan dengan penuh kepuasaan dan kesenangan. Apapun yang dikerjakan orang dengan suka hati, maka hasilnya pun akan lebih maksimal daripada orang bekerja karena tekanan-tekanan.

Tapi memang mental kebanyakan orang ialah ingin cari aman. Tentu saja kalau mau cari aman harus dengan cara mendapatkan gaji yang tetap setiap bulan. Selain itu bisa menjalani masa tua dengan tenang karena mendapatkan uang pensiun. Tapi perlu diketahui kalau karyawan itu tidak bisa berkembang jauh. Kalau pun bisa berkembang, perkembangannya terbatas. Kalau pengusaha, ia bisa bebas berkreasi. Bisa berkembang dengan perkembangan yang tanpa batas.

Berikut beberapa point perbandingan antara Pegawai Vs Pengusaha :

Pegawai

1.Gaji tetap tiap bulan, bisa diharapkan.
2. Tinggal kerja saja tidak perlu banyak berpikir.
3.Bekerja penuh tuntutan dan tekanan.
4.Bekerja diawasi atasan.
5.Selalu ada resiko pemotongan gaji, PHK dan pensiun dini.

Pengusaha

1.Tidak memiliki gaji tetap, bahkan bisa tidak ada sama sekali.
2.Disamping bekerja ia harus berencana dan berpikir kreatif.
3.Bebas menentukan tujuan yang ingin dicapai.
4.Diri sendiri adalah atasan, bawahan. Dua dalam satu.
5.Tidak ada istilah pemotongan gaji, PHK atau pensiun.

Bagaimanapun, keputusan untuk menentukan langkah ada di tangan anda sendiri, apakah mau menjadi pegawai atau berwirausaha. Menjadi pegawai demi mendapatkan pengalaman sah-sah saja. Namun, merintis usaha juga bukan hal yang mustahil asal dilakukan dengan sungguh-sungguh...

TULISAN 5

Profil Yasa Singgih

Namanya Yasa Paramita Singgih lahir di Bekasi 23 April 1995. Dia adalah anak ke tiga dari tiga bersaudara, Prajna, Viriya dan Yasa sendiri. Ayanya bernama Marga Singgih dan ibunya bernama Wanty Sumarta. Ia lebih dikenal dengan sebutan Yasa Singgih, dan sering muncul diberbagai media cetak dan digital. Dia dikenal sebagai salah satu pengusaha muda dibawah 20 tahun. Ia lahir di keluarga sederhana membuatnya selalu menghargai kerja keras.

Yasa sukses menyelesaikan pendidikannya SD Ananda dan SD Surya Dharma, lalu melanjutkan di sekolah menengah dan akhir di SMA Regina Pacis Jakarta. Dia hanyalah anak biasa yang masih suka bermain dan meminta uang jajan. Belum kuliah usahanya sudah kemana- mana. Semuanya dimulai dari angka nol besar alias tanpa modal uang. Yang berbeda padanya hanyalah kasih sayang keluarga. Dia tumbuh menjadi anak yang menginginkan kebahagiaan orang tuanya dan itu semangatnya.

Usaha mandiri

Di kelas 3 SMP, dia melihat sang ayah menderita sakit jantung, ayahnya Marga Singgih, memberikannya satu titik balik. Ia pun mulai menjadi pembawa acara guna mencari uang jajan sendiri. Yasa tak mau membebani kedua orang tuanya. Usaha pertamanya adalah melamar sebagai Master of Ceremony, bekerja sebagai pembawa acara di sebuah pusat perbelanjaan. Dalam seminggu ia menerima uang Rp.350.000 setiap kali tampil sehari.

Sehari setidaknya ada 3 kali tampil untuk kesempatan berbeda bermodal nekat. Jujur saja Yasa tak pandai bercuap- cuap menjadi pembawa acara. Apalagi saat itu dirinya masih berbaju putih- biru. Tak cuma acara biasa tapi juga acara dewasa dibawakannya. Bukan usaha baik untuk anak di usia 15 tahun kala itu. Tak jarang Yasa harus membawakan acara sebuah merek rokok yang diperuntukan kalangan 18 tahun keatas. Tetapi itu semua ada hikmahnya selain melatih mental.

Itu juga mendorongnya memilih memulai bisnis sendiri. "Karena terpaksa, ya, jadi bisa dan malah terbiasa," pungkasnya.

Selepas masuk SMA Regina Pacis, Jakarta, barulah dimulai usahanya sendiri untuk mencari uang. Selepas kontrak sebagai pembawa acara selesai, ia mulai berbisnis lampu hias warna- warni selama enam bulan. Sebuah buku berjudul "the Power of Kepepet" karya Jaya Setiabudi, membuatnya terbakar berbisnis mandiri. Kala itu Yasa langsung menghubungi temanya yang memiliki usahan konveksi (milik ayahnya).

"Halo Von, mau bikin baju sama bokap loe... Belom ada Von, besok gw DP dulu 500 ribu, kalo dalem 3 minggu belom ada design, Dp nya buat loe." begitu kiranya reka adegan diperagakannya.

Singkat cerita ia menemui tiga orang yang ahli aplikasi desain. Dia yang tidak bisa mendesain, mulai berguru selama  7 hari. Hasilnya, ia masih tidak bisa sama sekali hingga hari terakhir desainnya harus dikirim. ia benar terdesak atau kepepet dan memutuskan menggunakan Microsoft Word untuk mendesain. Akhirnya ia pun mengirimkan sebuah desain yaitu gambar Ir. Soekarno. "Orang Indonesia ada ratusan juta, masa 24 orang aja gak ada yang beli," ucapnya tertawa.

Setelah dua minggu kaosnya jadi, dia segera menjual kasonya dan hanya laku terjual 2 buah saja. Dari dua kaonya, satu kaosnya dibeli oleh ibunya sendiri karena kasihan. Dan lucunya, dia merasa semuanya menarik dan perasaan kepepet itu semakin jadi. Yasa lalu berlari ke Tanah Abang, membeli selusin pakaian kaos hingga menghabiskan 4 juta. Dia harus bersusah payah membawa kaos- kaos tersebut, melewati ribuan penjual dan pembeli yang tumpah jadi satu. 

Di rumah, dia benar- benar terkejut atas keputusanya membeli banyak sekali barang. Ia harus memutar otak lagi untuk menjualnya atau merugi besar- besaran. Beberapa kali menawarkan ditambah rasa percaya diri, ia mulai menjual produknya tanpa ada marketing khusus atau brand tersenidiri. Lama kelamaan, Yasa berhasil menutup modalnya dan mulai mencari cara menjual produknya sendiri. Dua kali bisnis kaos yang bermodal kepepet, Yasa mulai merencanakan bisnisnya secara matang- matang.

Dia membuka bisnis minuman yang diberi nama "Ini Teh Kopi", sebuah usaha kedai menjual minuman kopi duren. Usahanya tersebut bisa dibilang sukses besar ditambah dengan namanya yang dikenal. Dari bisnis kaos, ia pernah diwawancarai oleh majalah entrepreneur besar di Indonesia. Bisnis lainnya yaitu membuka toko online "Men's Republic".

Bangkit bangkrut

Naik kelas dari sebelumnya cuma berjualan produk milik orang lain. Kini, seorang Yasa Singgih adalah salah satu pengusaha online sukses bersama Men's Republic. Mengambil pasar anak muda -pria pada khususnya. Ini membawa namanya kian berkibar di berbagai media masa. Dulu ketika berjualan kaos tanah abang yang ia miliki cuma BlackBerry sebagai modal. Usahanya kala itu masih bermodal hutang tapi lama- lama bisa jadi modal.

Sebelumnya cuma ambil di Tanah Abang kini punya merek sendiri. Di tahun 2012, ia menjajal berbisnis cafe, membuka sebuah tempat nongkrong keci bernama Ini Teh Kopi. Di awalnya cukup berjalan apik hingga bisa membuka cabang. Usaha pertamanya terletak di kawasan Kebun Jeruk, selang enam bulan, Yasa membuka cabang di Mal Ambassador, Jakarta Selatan. Semangat tinggi tak dibarengi perhitungan matang. Usahanya berkembang terlalu cepat tapi hasilnya minus.

Bahkan uang dari bisnis kaos Men's Republic terbawa- bawa. Usahanya resmi ditutup, kedua cafe -nya itu ditutup dan juga habis modal tanpa sisa. Bangkrut Yasa Singgih bahkan ikut menghentikan bisnis kaosnya. Dihitung- hitung Yasa merugi sampai 100 juta ketika dirinya masih di bangku SMA. Disaat bersamaan, sekolah tengah mempersiapkan ujian nasional,begitu pula dirinya yang sudah kelas 3 SMA. Makanya urusan rugi atau membuka bisnis kaos kembali dihentikan dulu.

Untuk waktu itu semua urusan bisnis dihentikan sementara waktu.

"Karena tak punya modal lagi untuk membeli barang dan ada UN, jadi saya fokus untuk urusan sekolah saja. Usaha baju saya hentikan sementara," terangnya kepada awak media.

Selepas UN, tepatnya di 2013, fokus Yasa ada pada bisnis aneka produk buat pria. Ya, Men's Republic itu masih berdiri dan belum dijajah rasa kapok, baginya kehilangan uang 100 juta tak membuatnya kapok dan berhenti berbisnis kembali. Yasa bermodal nama mulai membangun bisnis tanpa modal. Kali ini, ia bertemu dengan satu pabrik yang memberinya 250 pasang sepatu. Itu diberikan untuk dijualkan dengan tenggat waktu selama dua bulan.

Kepepet membuat Yasa berpikir serius bagaimana agar semuanya terjual. Dijualnya sepatu itu bermodal brand atau mereknya. Menggunakan survei sebagai landasa, kali ini, Yasa tak mau bangkrut kembali seperti yang dulu- dulu. Dia mendapati pembeli rata- rata Men's Republic adalah umur 15 tahun- 25 tahun. Untuk itu pula ia menyesuaikan harga produknya tak lebih dari Rp.500.000. Selain menjual sepatu ada pula produk lain seperi jaket, sandal, bahkan pakaian dan celana dalam.

Kisaran harga dipatoknya ada pada angka Rp.195.000- Rp.390.000 per- itam. Fokus Yasa cukup agar itu bisa terjual melalui aneka branding lewat online. Total ada enam pabrik bekerja sama dengannya di kawasan Bandung. Uniknya pabrik tempatnya bekerja sama tak cuma membangun mereknya. Mereka juga bekerja sama dengan produk bermerek lain seperti Yongki Komaladi dan Fladeo. Ia sendiri mencontoh para pemilik merek tersebut.

"Merek-merek itu tak punya pabrik sama sekali, tapi penjualannya luar biasa, kan? Saya mau terapkan hal yang sama pada usaha saya," kata dia.

Kini, perlu kamu ketahui, produk Men's Republic telah menjual 500 buah pasang sepatu per- bulan. Tanpa ada pabrik Yasa mampu menghasilkan mozet ratusan juta rupiah. Soal laba bersih, tenang, dia sanggup untuk menghasilkan 40% dari sana. Tak puas pada produknya sekarang, masih ada pemikiran dibenaknya untuk menjual produk ikat pinggang, dan celana. Yang paling pasti adalah ia akan terus mematangkan konsep bisnis sambil berjalan.

Yasa juga sering dipanggil mengisi seminar atau memberikan training. Melalui Twitter, ia rajin menyemangati para pengusaha muda agar selalu semangat. Prinsipnya satu yaitu "Never too Young to Become Billionaire" atau tidak ada kata terlalu muda untuk menjadi seorang miliarder. Berikut beberapa Twitternya yang mampu memotivasi banya orang (@YasaSinggih):

Never too young to become a billionaire
1. Adrenalin berbisnis lebih kencang daripada jatuh cinta
2. Selalu merasa bodoh terhadap ilmu, ga pernah berhenti belajar
3. Walaupun sekarang kita belum kaya, tapi kita harus mulai praktekkin "habbit" nya orang2 kaya.
4. Coba deh, ambil satu keputusan untuk ngelakuin habbit nya orang kaya. Mungkin keputusan kecil, tp bisa berdampak besar
5. Rutin beli majalah/tabloid bisnis, walaupun ga suka baca.. Paksain aja! Baca kisah2 jatuh bangun pebisnis.
6. Terjun di organisasi & bisnis, memaksa saya untuk memiliki pola pikir diatas rata2 usia saya sendiri.
7. Di usia 17thn byk remaja dpt undangan sweet17an. Tp saya udah dpt undangan kawinan, gegara maen sama yg lebih gede terus.
8. Orang2 bilang saya kecepetan tua, tapi saya bilang ini percepatan menuju keberhasilan.
9. Dulu pas umur 15 tahun demi nyari duit rela2in ngeMC di Mall, ngaku2 umur 18 tahun biar keterima.
10. Menjelang malem, mau ngebakar temen2 dulu ah.. Kita cerita2 tentang awal mula bisa usaha ya.

"Men's Republic" adalah bisnis ketiganya yang berfokus pada penjualan secara online. Dia menjual produk yang dikhususkan untuk pria. Dia menjual baik produk miliknya sendiri atau produk milik orang lain. Ia juga berencana membangun "Bilionary Versity, yaitu sekolah bisnis non- formal untuk para pengusaha muda. Dia berbisnis dengan kepercayaan bahwa usia muda haruslah dimanfaatkan baik- baik.

Rabu, 11 November 2015

TULISAN 4

DIBALIK SERUAN PAHLAWAN

Oleh Zshara Aurora

Kabut,
Dalam kenangan pergolakan bumi pertiwi
Mendung,
Pertandakah hujan deras
Membanjiri asa yang haus kemerdekaan
Dia dan semua yang ada menunggu keputusan sakral

Serbu.... Merdeka atau mati.. Allahu Akbar
Titahmu terdengar kian merasuk dalam jiwa
Dalam serbuan bambu runcing menyatu
Kau teruskan bunyi-bunyi ayat suci
Kau teriakan semangat juang demi negeri
Kau relakan terkasih menahan terpaan belati
Untuk ibu pertiwi..

Kini kau lihat,
Merah hitam tanah kelahiranmu
Pertumpahan darah para penjajah keji
Gemelutmu tak kunjung sia
Lindungan-Nya selalu dihatimu
Untuk kemerdekaan Indonesia abadi..

TULISAN 3

IOS

Apa sih iOS itu? Mungkin Anda sering dengar tentang iOS ketika akan membeli sebuah iPhone atau iPad. Atau mungkin juga saat banyak orang yang membanding-banding antara iOS dan Android. Lalu apa sebenarnya iOS itu? iOS atau iPhone OS adalah adalah Sistem operasi yang diperkenalkan pada acara Macworld sekitar tahun 2007. Pada saat pertama kali diluncurkan iOS memiliki fitur yang sangat terbatas dan tidak selengkap seperti saat ini.

iOS1 - Hadirnya iPhone Pertama tahun 2007
iOS1 merupakan sistem operasi iPhone pertama yang diluncurkan oleh Apple seiring dengan diluncurkannya iPhone. Di generasi pertama iOS ini, fitur-fiturnya cukup minim. Tidak ada copy paste, tidak ada App Store. Namun diperkenalkan iPhone dengan layar sentuh resistive, telah membuat orang terpesona dengan kehadiran iPhone dengan sistem operasi iOS1



IOS 2: Mulai Diperkenalkan App Store - 2008
Mulai iOS2 Apple memperkenalkan App Store, sebuah toko aplikasi online, dimana Anda bisa dengan mudah download aplikasi dan game langsung dari iPhone dengan terlebih login menggunakan Akun iTunes/ App Store.  Fitur lain yang diperkenalkan Apple adalah Microsoft Exchange dan tentu saja Google Map dengan fitur yang lebih disempurnakan.

IOS 3 - 2009
Apple menghadirkan iOS3 untuk menyempurnakan iOS2, di iOS3 mulai memperkenalkan fitur copy paste, juga ada menu spotlight search yang sangat bermanfaat untuk mencari aplikasi atau kontak, Find My iPhone, voice control, Bluetooth dan USB tethering.

IOS 4 tahun 2010 : Mulai Hadir Facetime, Multitasking, dan Layar Retina & FaceTime [2010]

Di iOS4 Apple menghadirkan fitur teranyarnya yakni MultiTasking, dimana kita bisa beralih dari satu aplikasi ke aplikasi dengan mudah dan cepat. Kehadiran Retina Display untuk iPhone, membuat tampilan game di iOS4 semakin kinclong.  Tak ketinggalan di iOS4 kita bisa menggunakan iPhone sebagai Hotspot.

IOS 5: Notification Center dan Siri - 2011
Di tahun 2011, Apple merelease iOS5. Fitur utamanya adalah Siri dan Notification Center.  Tak ketinggal fitur iCloud juga mulai diperkenalkan, dimana kita bisa menyimpan file, foto sampai video di iCloud, sehingga bisa dengan mudah diakses dari iDevice lain. Di iOS5 juga kita bisa mulai mengupdate iOS via koneksi Wifi langsung dari iPhone kita.



IOS 6: Hilangnya Google Map diganti Apple Map dan hadirnya Passbook - 2012
iOS 6 hadir pada setelah direleasenya iOS5 yakni pada tahun 2012. Yang paling fenomenal dari iOS6 adalah hadirnya Apple Map sebagai Map default yang menggantikan Google Map. Juga hilangkan aplikasi default Youtube. Sebagai gantinya kita harus menginstall Google Map atau Youtube dari App Store.  Di iOS6 juga Apple mulai memperkenalkan Passbook.

iOS7 : Tampilan Baru iOS - 2013
Setelah sebelumnya tampilan iOS tampil sama sampai iOS6. Nah, di iOS7 Apple memperkenalkan desain dan tampilan baru di iOS7 yaitu Flat. Icon aplikasi tampil Flat tanpa efek 3D, sehingga kelihatan lebih bersih dan enak dipandang mata.  Fitur-fitur baru dari iOS7 diantaranya adalah
Control Center – yang terbiasa menggunakan SBSetting, tidak akan asing lagi dengan kehadiran Control Center. Lewat Control Center kita bisa dengan mudah mengakses Offline Mode, Wifi, Bluetooth, Play Musik dll.
Tampilan MultiTasking Baru – Multitasking di iOS7 mengalami perubahan yang cukup besar. Tampilan aplikasi di menu multitasking, tidak lagi cuma icon aplikasi di bawah layar, tapi kini tampil besar di tengah-tengah layar, dengan preview dari aplikasi yang sedang berjalan.
AirDrop – Kirim Foto lewat Bluetooth, di iOS7 bisa dengan mudah dilakukan menggunakan fitur AirDrop.
iTunes Radio – Ingin dengerin radio di iPhone, kini Anda bisa melakukan dengan mudah, tanpa perlu lagi menginstall aplikasi tambahan, karena iOS7 sudah Built in iTunes Radio.



Kini, Andapun tidak perlu lagi bingung disaat ada yang bertanya tentang iOS itu apa? atau saat akan membeli sebuah iPhone atau iPad, Anda tidak akan lagi bingung dengan OS iPhone yakni iOS.

TULISAN 2

3 alasan kenapa produk apple lebih berkelas di banding produk lain

banyak orang memilih produk apple di karena kan beberapa alasan tertentu,menurut saya pribadi ada 3 alasan yangmembuat banyak nya pengguna lebih memilih produk apple di banding merk lain,produksi smartphone dan tablet pc serta mac book dari apple memiliki harga yang sangat tinggi di banding merk lain,namum harga yang tinggi tidak membuat merk yang berlogo apel ini kalah saingan dengan merk lain,justru kini produk apple pada smartphone /ponsel pintar apple iphone menjadi salah satu produk yang paling laris dari tahun 2010 sampai saat ini.

Download Gratis browser Premiun super cepat untuk android .apk
berikut ada 3 alasan yang membuat banyak pengguna tergiur menggunakan produk keluaran dari apple ini

1.desain produk-apple mengeluarkan desain tersendiri dan hampir setiap desain yang di keluarkan oleh apple baik itu ipad.iphone macbook sangat di respon baik oleh pasar,desain yang khusus ini juga membuat banyak pengguna lebih pede menggunakan ponsel ini dibanding produk merk lain.,pada bagian desain apple selalu mengutamakan ciri produk kelas atas dan tidak lepas dari teknologi yang gunakan pada setiap produk baru mereka

2-kualitas produk – kualitas dari setiap produk apple memang bisa di acuh jempol,karena semua produk mereka keluarkan memiiki kualitas premium dari bahan di gunakan pada produk,sampai daya tahan produk,banyak pengguna mengaku sangat puas dengan kualitas produk apple,mereka menilai dari daya tahan baterai untuk produk ini dan bahan di gunakan seperti pada desain body smartphone apple yang menggunakan bahan berkualitas tinggi,

Download Gratis browser Premiun super cepat untuk android .apk
3.operasi sistem/os-berbeda dengan produk lain,apple menggunakan os sendiri yaitu ios pada smartphone dan apple macintosh,ini menjadi nilai plus tersendiri untuk perangkat apple,karena dengan menggunakan os sendiri,maka perangkat yang di produksi akan berkerja sangat maksimal tidak hanya itu,os dari apple ini hanya bisa di gunakan khusus untuk merk mereka saja,berbeda dengan robot hijau (android google) dan windows yang membiarkan berbagai merk bisa menggunakan os yang mereka miliki,tampilan os dari apple sendiri sangat simpel dan kinerja os ios dan macintosh sangat baik,serta pengguna bisa dengan cepat menggunakan os mereka,meski seorang pengguna baru,karena os mereka keluarkan di desain simpel dan mudah di mengerti oleh pengguna

3 hal di atas menjadi alasan utama kenapa produk apple lebih berkelas dan memiliki daya minat pembeli yang besar,namum ada juga sebagian orang yang sudah memiliki uang lebih membeli produk apple hanya untuk gaya dan trends,seperti membeli produk apple iphone 5S yang memiliki desain yang sangat mewah,ciri khas pada os dan desain membuat apple menjadi salah satu produk brand premium/produk kelas atas,sehingga banyak pengguna sangat percaya diri ketika menggunakan produk yang berlogo apple ini.

oke sekian dulu semoga bermanfaat,ini hanya menurut saya pribadi,jadi jika ada kekurangan mohon di maafkan 😀

TULISAN 1

Its All About Money

Uang adalah salah satu alat tukar utama setiap manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup yaitu membeli sesuatu,mendapatkan sesuatu,menjual sesuatu, dll.Pada dasarnya uang berbentuk koin maupun kertas. yang akan di bahas kali ini adalah bukan mengenai sejarah uang atau pun tentang uang. tapi, saya akan membahasa pernyataan-pernyataan yang banyak muncul di benak masyarakat mengenai uang. entahlah penyataan itu tepat atau tidak,tapi mari kita bahas.

pernyataan 1: Uang adalah akar dari segala kejahatan! waspadalah

tanggapan: bukankah karena tidak punya maka timbul suatu kejahatan? bukankah faktor tindak kriminal karena tidak punya uang?

pernyataan 2: Uang dapat merusak persaudaraan dan persahabatan

tanggapan: bukankah malah mempererat? jadi kan sesorang tak perlu berebut harta warisan dengan saudaranya karena harta sendiri sudah banyak.

pernyataan 3:Uang mengubah orang baik menjadi jahat

tanggapan: semakin orang memiliki uang banyak,semakin ia banyak untuk berbagi,karena untuk pribadi saja sudah banyak hehe

pernyataan 4:Uang itu gak dibawa mati,jadi buat apa punya uang banyak?

tanggapan: jangan takut! saat kita mati uang kita bisa di wariskan atau di donasikan untuk yang lebih membutuhkan

pernyataan 5: Uang tidak menyelesaikan masalah

tanggapan: tidak punya malah menambah masalah,kan lebih baik punya masalah dalam keadaan uang banyak,pasti masalah akan mudah diselesaikan

pernyataan 6: Uang bukan jaminan kebahagiaan

tanggapan: uang bukan jaminan kebahagiaan, tapi ga ada uang jaminan penderitaan

pernyaatan 7:Uang berkaki 4 manusia berkaki 2 makanya ga bisa di kejar

tanggapan: jangan buat kita yang mengejar uang,tapi buat lah uang yang mengejar kita,dengan berbisnis dan terjadi nya passive income

kesimpulan: uang bukanlah sesuatu yang buruk,tapi akan menjadi buruk bilamana kita mengendalikannya untuk sebuah keburukan,pakailah uang untuk hal baik dan hal baik senantiasa akan mengikuti kehidupan kita. Semoga kita menjadi orang yang lebih baik lagi. AMIN

Kamis, 15 Oktober 2015

Peranan Dan Fungsi Bahasa Indonesia

Peranan Dan Fungsi Bahasa Indonesia

Pada dasarnya Indonesia adalah negara yang memiliki beranekaragam suku,budaya,bahasa,agama,dan adat istiadat. Setiap suku yang ada di Indonesia memiliki beragam budaya,bahasa,dan adat istiadat yang berbeda-beda. Setiap lapisan masyarakat memiliki bahasa masing-masing sebagai alat berkomunikasi untuk menyampaikan apa yang menjadi keinginannya antara satu dengan yang lain.dalam satu kesatuan agar terjalin komunikasi yang baik muncullah bahasa indonesia itu sendiri yang menjadi bahasa yang secara utama atau “general” menjadi bahasa yang dipakai sehari-hari oleh masyarakat di seluruh suka yang ada di Indonesia untuk berkomunikasi.

Penulis dan pembaca sekalian pasti sudah paham betul apa itu bahasa Indonsia karena tentu saja setiap harinya kita berbicara dalam bahasa indonesia dalam keperluan umum, formal dan lain sebagainya. Tapi untuk lebih memahami apa itu bahasa Indonesia mungkin belum pernah terpikirkan oleh kita apa itu bahasa Indonesia, peranan dan juga fungsi nya di masyarakat Indonesia dan dunia.


Sebelum jauh membahas peran dan fungsi Bahasa Indonesia alangkah lebih baik jika kita mengerti apa itu bahasa.


Apakah itu bahasa "Bahasa" ?


Menurut para ahli:

1. WIBOWO (2001),Bahasa adalah sistem simbol bunyi yang bermakna dan berartikulasi (dihasilkan oleh alat ucap) yang bersifat arbitrer dan konvensional, yang dipakai sebagai alat berkomunikasi oleh sekelompok manusia untuk melahirkan perasaan dan pikiran.

2. KERAF SMARAPRADHIPA (2005),

Memberikan dua pengertian bahasa yaitu:
Pertama, menyatakan bahasa sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.
Kedua, bahasa adalah sistem komunikasi yang mempergunakan simbol-simbol vokal (bunyi ujaran) yang bersifat arbitrer.

3. MACKEY (1986),

Bahasa adalah suatu bentuk dan bukan suatu keadaan (lenguage may be form and not matter) atau sesuatu sistem lambang bunyi yang arbitrer, atau juga suatu sistem dari sekian banyak sistem-sistem, suatu sistem dari suatu tatanan atau suatu tatanan dalam sistem-sistem.

4. WALIJA (1996),

Mengungkapkan definisi bahasa ialah komunikasi yang paling lengkap dan efektif untuk menyampaikan ide, pesan, maksud, perasaan dan pendapat kepada orang lain.

5. SYAMSUDDIN (1986),

Memberi dua pengertian bahasa yaitu :
Yang Pertama, bahasa adalah alat yang dipakai untuk membentuk pikiran dan perasaan, keinginan dan perbuatan-perbuatan, alat yang dipakai untuk mempengaruhi dan dipengaruhi. Yang Kedua, bahasa adalah tanda yang jelas dari kepribadian yang baik maupun yang buruk, tanda yang jelas dari keluarga dan bangsa, tanda yang jelas dari budi kemanusiaan.


Dari pernyataan diatas, kita tentu paham akan konsep bahasa itu seperti apa, dan sebenarnya apa fungsi bahasa itu sendiri dalam masyarakat?, dijelaskan dalam buku Filsafat Bahasa karangan Suepomo Poedjosudarmo bahwa fungsi bahasa secara umum ada delapan, yaitu:
Sebagai alat komunikasi (menyampaikan maksud)
Sebagai penyampai rasa santun
Sebagai penyampai rasa keakraban dan hormat
Sebagai alat pengenalan diri
Sebagai alat penyampai rasa solidaritas
Alat penopang kemandirian bangsa
Alat penyalur uneg-uneg
Cermin peradaban bangsa
Delapan poin tadi adalah fungsi dari bahasa secara umum yang dijelaskan oleh Suepomo, dan diantara ke delapan itu mari kita tujukan perhatian pada poin terakhir dimana fungsi bahasa itu adalah sebagai cermin peradaban bangsa, mengapa demikian?.

Dalam buku filsafat bahasa Suepomo dijelaskan bahwa Bahasa Menunjukkan Bangsa, yang artinya kesopanan dan tata bahasa yang terkandung dalam bahasa suatu bangsa itu mencerminkan tingginya peradaban suatu bangsa. Maka sudah jelas bahwa bahasa sangat penting perannya dalam perkembangan suatu bangsa yang baik.

Jadi, peranan bahasa Indonesia itu adalah?

Bahasa Indonesia berperan sebagai bahasa resmi negara Indonesia, bahasa resmi pengantar pendidikan di Indonesia, bahasa resmi perhubungan tingkat nasional untuk perencanaan pembangunan serta pemerintahan, dan juga sebagai bahasa resmi dalam pengembangan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan serta teknologi modern.

Dari pernyataan berikut kita sadari ternyata bahasa Indonesia sangat penting adanya dalam perkembangan bangsa, jika tidak ada bahasa Indonesia tentu para pengajar akan sulit dalam memberikan pemahaman ilmu pada anak-anak Indonesia yang tentu memiliki ragam suku dengan bahasa yang berbeda, pemahaman akan persatuan dan pembangunan bangsa pun akan sulit dilakukan karena akan adanya hambatan dalam pemahaman antara satu dengan yang lainnya, akan menjadi seperti apa negara Indonesia jika tidak ada bahasa Indonesia.

Apa fungsi bahasa Indonesia?

Terkait dengan bahasa, tentu hal ini erat hubungannya dengan kebudayaan suatu bangsa, dengan kemajemukan masyarakat Indonesia, bahasa Indonesia menjelaskan abstraksi yang tidak dapat diamati di dalam hubungan dan interaksi antar manusia dan kelompok. Peranan bahasa Indonesia pada abstraksi kebudayaan adalah sebagai jembatan pemahaman yang dapat menjelaskan berbagai macam hal yang tidak diketahui antar kebudayaan yang ada.

Dengan fakta yang seperti itu jangan anggap fungsi bahasa Indonesia hanya sesempit itu, jika kita renungkan dan pahami, bahasa Indonesia merupakan salah satu kebudayaan nasional yang sering tersingkirkan oleh budaya salah satu suku yang ada di Indonesia dan dianggap sebagai kebudayaan nasional, padahal bahasa Indonesia sendiri adalah kebudayaan nasional dari negara Indonesia yang sangat luar biasa fungsinya dalam kemajuan bangsa.

 Jika bahasa Indonesia tidak ada, kebudayaan Indonesia akan selalu berada dalam keadaan tertinggal dari bangsa-bangsa lainnya, dengan adanya bahasa Indonesia, setiap perbedaan dijadikan sebuah pelajaran dalam meningkatkan kualitas masyarakat yang baik, dengan pemahaman dari bahasa ini setiap negara pun memiliki sejarah tersendiri bagaimana bahasa mengubah tatanan masyarakat dengan pemahaman baru yang ada di masyarakat, hal itu menjadikan perkembangan budaya bangsa meningkat pesat sampai di jaman modern seperti saat ini.

Demikian pembahasan tentang peranan dan fungsi bahasa Indonesia yang bisa penulis jelaskan kali ini, mohon maaf bila ada kesalahan dalam tulisan dan teori yang mungkin tidak sesuai dengan apa yang seharusnya, jika ada kritik dan saran dari pembaca sekalian, silahkan langsung saja tuliskan pada kolom komentar, saya akan sangat senang hati untuk mengetahui pendapat pembaca sekalian. Terimakasih.







Sumber:
Koentjaraningrat dan Antropologi Indonesia/editor.Masinambou - Jakarta : Yayasan Obor Indonesia, 1997.
Poedjosoedarmo, Soepomo (2001). Filsafat Bahasa. Surakarta. Muhammadiyah University Press 2001.
Purwoko, Herudjati & M.Hendrarti, Ignatia (2004). Rekayasa Bahasa dan Sastra Nasional. Editor: Gunawan Budi Susanto, Masscom Media 2004.