Selasa, 16 Juni 2015

Struktur dan Desain Kepemimpinan

KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI SERTA STRUKTUR DAN MANJERIAL DALAM ORGANISASI

1. KEPEMIMPINAN
                Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada Pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. kepemimpinan adalah "melakukannya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli, pengrajin, atau praktisi

2. TIPOLOGI KEPEMIMPINAN
                 Tipologi kepemimpinan ada 5 yaitu :
Tipe Otokratis: Seorang pemimpin yang otokratis ialah pemimpin yang memiliki kriteria atau ciri sebagai berikut: Menganggap organisasi sebagai pemilik pribadi, Mengidentikkan tujuan pribadi dengan tujuan organisasi, Menganggap bawahan sebagai alat semata-mata, Tidak mau menerima kritik, saran dan pendapat, Terlalu tergantung kepada kekuasaan formalnya, Dalam tindakan pengge-rakkannya sering mempergunakan pendekatan yang mengandung unsur paksaan dan bersifat menghukum.
 Tipe Militeristis: Perlu diperhatikan terlebih dahulu bahwa yang dimaksud dari seorang pemimpin tipe militerisme berbeda dengan seorang pemimpin organisasi militer. pemimpin yang bertipe militeristis ialah seorang pemimpin yang memiliki sifat-sifat yang bergantung pada pangkat dan terlalu formalitas yang berlebih-lebih serta dituntut sopan santun yang tinggi.
Tipe Paternalistis: Seorang pemimpin yang tergolong sebagai pemimpin yang paternalistis ialah seorang yang memiliki ciri sebagai berikut : menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak dewasa, bersikap terlalu melindungi (overly protective), jarang memberikan bawahannya kesempatan berpendapat, mengeluarkan inisiatif, dan selalu bersikap maha tau.
Tipe Karismatik: Hingga sekarang ini para ahli belum berhasil menemukan sebab-sebab mengapa seseorang pemimpin memiliki karisma. Umumnya diketahui bahwa pemimpin yang demikian mempunyai daya tarik yang amat besar dan karenanya pada umumnya mempunyai pengikut yang jumlahnya sangat besar, meskipun para pengikut itu sering pula tidak dapat menjelaskan mengapa mereka menjadi pengikut pemimpin itu.
Tipe Demokratis: Pengetahuan tentang kepemimpinan telah membuktikan bahwa tipe pemimpin yang demokratislah yang paling tepat untuk organisasi modern. Hal ini terjadi karena tipe kepemimpinan ini memiliki karakteristik sebagai berikut : dalam proses penggerakan bawahan selalu bertitik tolak dari pendapat bahwa manusia itu adalah makhluk yang termulia di dunia, selalu berusaha mensinkronisasikan kepentingan dan tujuan organisasi dengan kepentingan dan tujuan pribadi dari pada bawahannya, senang menerima saran, pendapat, dan bahkan kritik dari bawahannya, selalu berusaha mengutamakan kerjasama dan teamwork dalam usaha mencapai tujuan, ikhlas memberikan kebebasan yang seluas-luasnya kepada bawahannya untuk berbuat kesalahan yang kemudian diperbaiki agar bawahan itu tidak lagi berbuat kesalahan yang sama, tetapi lebih berani untuk berbuat kesalahan yang lain, selalu berusaha untuk menjadikan bawahannya lebih sukses daripadanya, dan berusaha mengembangkan kapasitas diri pribadinya sebagai pemimpin. menjadi pemimpin yang demokrasi adalah yang paling susah karena tipe kepemimpinan ini yang paling ideal.

3. FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPEMIMPINAN
Faktor Internal: Sebagai seorang pribadi, pemimpin tentu memiliki karakter unik yang membedakannya dengan orang lain. Keunikan ini tentu akan berpengaruh pada pandangan dan cara ia memimpin. Ada karakter bawaan yang menjadi ciri pemimpin sebagai individu, ada kompetensi yang terbentuk melalui proses pematangan dan pendidikan.
 Faktor Eksternal: adalah faktor bawahan dan situasi. Faktor bawahan adalah faktor yang disebabkan oleh karakter bawahan, di dalamnya terkait dengan status sosial, pendidikan, pekerjaan, harapan, ideologi, agama dll. Faktor-faktor itu tentu akan menentukan bagaimana pemimpin mengatur dan mempengaruhinya.

4. IMPLIKASI MANJERIAL KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI
Organisasi apapun yang berdiri, tentu akan menggunakan konsep kepemimpinan karena ada unsur filosofi (pandangan), harapan/tujuan, tantangan, dan sumber daya di dalamnya. Semua faktor itu harus diatur sehingga bisa mencapai tujuan yang diharapkan. Dengan kata lain mesti ada konsep kepemimpinan dalam organisasi.

Pada tataran praktis-managerial, konsep kepemimpinan juga mesti diterapkan sehinga dalam organisasi terkonsep rapi, bersinergis, dan efektif.
Dalam teori manajerial grid terdapat dua orientasi yang dijadikan ukuran yaitu berfokus pada manusia dan pada tugas. Hal ini menunjukkan bahwa pentingnya hubungan antar individu dalam menyelesaikan tugas yang diberikan kepada bawahan. Sebagai seorang pemimpin, bertugas memberikan arahan serta bimbingan terhadap bawahannya, sehingga mereka dapat mengerjakan pekerjaannya dengan baik. Implikasi teori ini terhadap system komunikasi organisasi adalah bahwa teori ini memandang pentingnya komunikasi dalam menjalankan kepemimpinan dengan lima gaya yang berbeda dari para pemimpin. Adanya orientasi terhadap dua aspek tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinan dalam organisasi harus memperhatikan hubungan antar individu satu dengan lainnya sebagai motivasi dalam mengerjakan tugas. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu terjun diberbagai kalangan baik itu dengan para pimpinan lainnya, maupun dengan bawahan sebagai asset berharga organisasi. Semua ini terjalin apbila pemimpin tersebut memiliki pendekatan perilaku yang baik. Hal ini membutuhkan komunikasi yang efektif.



 A. DIMENSI STRUKTUR ORGANISASI
      Ada 3 yaitu :
Formalisasi: Formalisasi mengacu derajat dimana segala harapan mengenai cara dan tujuan pekerjaan dirumuskan, ditulis dan diberlakukan. Suatu organisasi yang sangat formal, akan memuat prosedur dan aturan yang ketat dalam setiap kegiatan / pekerjaan di dalam organisasi. Dengan demikian, semakin formal suatu organisasi, maka semakin ketat pula aturan dan prosedur kerja. Formalisasi merupakan hasil dari spesialisasi kerja yang tinggi, pendelegasian kewenangan yang tinggi, pembagian departemen berdasarkan fungsi, dan luasnya rentang kendali.
 Sentralisasi: Sentralisasi merupakan dimensi struktur organisasi yang mengacu pada derajat dimana kewenangan untuk mengambil keputusan dikuasai oleh manajemen puncak. Hubungan sentralisasi dengan empat desain keputusan adalah sebagai berikut : Semakin tinggi spesialisasi kerja, semakin besar sentralisasi, Semakin sedikit kewenangan yang didelegasikan, semakin besar sentralisasi, Semakin besar penggunaan departemen berdasarkan fungsi, semakin besar sentralisasi, Semakin luas rentang kendali, semakin besar sentralisasi.
Kerumitan: Kerumitan (complexity) adalah suatu struktur organisasi yang mengacu pada jumlah pekerjaan atau unit yang berbeda dalam organisasi.

B. DEPARTEMENTALISASI
           Departementalisasi adalah proses penentuan cara bagaimana kegiatan yang dikelompokkan. Beberapa bentuk departementalisasi sebagai berikut :
Funsi
Produk atau jasa
Wilayah
Langganan
Proses atau peralatan
Waktu
Pelayanan
Alpa-Numeral
Proyek atau matriks

C. MODEL-MODEL DESAIN ORGANISASI
            Terdiri dari 2 model yaitu :
Desain Organisasi Mekanistik: Proses kepemimpinan tidak mencakup persepsi tentang keyakinan dan kepercayaan. motivasi menyadap motif fisik, rasa, aman, dan ekonomik melalui perasaan takut dan sanksi. dalam berkomunikasi hanya dalam alur dari atas ke bawah hingga informasi sama sekali tidak akurat. proses interaksinya pun bersifat tertutup dan terbatas hingga pengambilan keputusan hanya ada di tingkat atas.
Desain Organisasi Organik : Proses kepemimpinan mencakup persepsi tentang keyakinan dan kepercayaan antara atasan dan bawahan dalam segala persoalan. motivasi melalui metode partisipasi. dalam berkomunikasi di desain ini berlalu secara bebas ke seluruh organisasi yaitu keatas kebawah dan kesamping. dalam proses interaksi yaitu bersifat terbuka dan ekstensif, baik atasan maupun bawahan dapat mempengaruhi tujuan. dan dalam mengambil keputusan di tentukan secara kelompok maupun dari kalangan atas ataupun bawah. Desain organisasi yang efektif tidak dapat berpedoman pada teori sebagai satu cara terbaik melainkan manajer harus menerima sudut pandang bahwa desain mekanistik atau desain organik lebih efektif bagi organisasi atau sub-sub untit di dalamnya.


D. IMPLIKASI MANAJERIAL DESAIN DAN STRUKTUR ORGANISASI
 Dapat menghasilkan struktur atau susunan yang berkualitas didalam suatu organisasi, karena ada teori yang mengatakan posisi adalah kualitas maka setiap orang yang menempati posisi yang ia kuasai dalam suatu organisasi akan menghasilkan kontribusi besar dalam suatu organisasi tersebut. itulah alasan mengapa diperlukan implikasi manajerial desain dan struktur organisasi

Senin, 04 Mei 2015

Pengambilan Keputusan Dalam Organisasi

Pengambilan Keputusan Dalam Organisasi
   
Pengambilan keputusan dalam organisasi merupakan proses pemilihan antara berbagai alternative (Shull, Delbecq, & Cummings, 1970). Pengambilan keputusan merupakan hasil proses komunikasi dan partisipasi yang terus-menerus dari organisasi secara keseluruhan (melibatkan sebanyak-banyaknya pihak yang terkait). Pada dasarnya bentuk pemilihan dari berbagai alternatif yang dipilih dimana prosesnya melalui mekanisme tertentu (dengan harapan mendapatkan hasil yang terbaik bagi organisasi). Menurut Ralp C. Davis, Mary Follet, dan James A.F. Stoner, pengambilan keputusan adalah hasil pemecahan masalah yang didasari atas logika dan pertimbangan, penetapan alternatif terbaik, dan harus mendekati tujuan yang telah ditetapkan.

Jenis-jenis pengambilan keputusan

Ø  Berdasarkan program dan regularitas :
1.     Pengambilan keputusan terprogram atau terstruktur
Yaitu pengambilan keputusan yang sifatnya rutinitas, berulang-ulang, dan cara menanganinya telah ditentukan.
Pengambilan keputusan terprogram ini digunakan untuk menyelesaikan masalah terstruktur melalui:
a.    Prosedur : yaitu srangkaian langkah yang berhubungan dan berurutan yang harus diikuti oleh pengambil keputusan
b.    Aturan : yaitu ketentuan yang mengatur apa yang harus dan apa yang tidak boleh dilakukan oleh pengambil keputusan
c.    Kebijakan : yaitu pedoman yang menentukan parameter untuk membuat keputusan

2.    Pengambilan keputusan tidak terprogram (tidak terstruktur)
Adalah pengambilan keputusan yang tidak rutin dan sifatnya unik sehingga memerlukan pemecahan khusus.
Ø  Berdasarkan tingkat kepentingannya
Pada umumnya suatu organisasi memiliki hierarki manajemen. Secara klasik hierarki ini terdapat tiga tingkatan, yaitu :
1.     Manajemen puncak yang berkaitan dengan masalah perencanaan yang bersifat strategis (strategic planning). Pada manajemen puncak keputusan yang diambil adalah keputusan strategis.
2.    Manajemen menengah, yaitu menangani permasalahan kontrol/pengawasan yang sifat pekerjaannya lebih banyak pada masalah administrasi. Pada manajemen menengah ini keputusan yang diambil adalah keputusan administrasi/taktis. Keputusan ini adalah keputusan yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya.
3.    Manajemen operasional, yaitu berkaitan dengan kegiatan operasional (kegiatan operasi harian). Keputusan yang diambil pada manajemen operasional disebut keputusan operasional.

Ø  Berdasarkan tipe persoalan :
1.     Keputusan internal jangka pendek, yaitu keputusan yang berkaitan dengan kegiatan rutin/operasional, seperti pembelian bahan baku, penentuan jadwal produksi.
2.    Keputusan internal jangka panjang, yaitu keputusan yang berkaitan dengan permasalahan organisasional, seperti perombakan struktur organisasi, perubahan departemen.
3.    Keputusan eksternal jangka pendek, yaitu keputusan yang berkaitan dengan semua persoalan yang berdampak dengan lingkungan dalam rentang waktu yang relatif pendek, seperti mencari subkontrak untuk suatu permintaan khusus.
4.    Keputusan eksternal jangka panjang, yaitu keputusan yang berkaitan dengan semua persoalan dengan linkungan dengan waktu yang relatif panjang, seperti merger dengan perusahaan lain dan ini bersifat strategis.



Ø  Berdasarkan lingkungannya :
1.     Pengambilan keputusan dalam kondisi pasti, yaitu pengambilan keputusan dimana berlangsung hal-hal :
a.    Alternatif yang harus dipilih hanya memiliki satu konsekuensi/jawaban/hasil. Ini berarti hasil dari setiap alternatif tindakan tersebut dapat ditentukan dengan pasti.
b.    Keputusan yang diambil didukung oleh informasi/data yang lengkap, sehingga dapat diramalkan secara akurat hasil dari setiap tindakan yang dilakukan.
c.    Dalam kondisi ini, pengambil keputusan secara pasti mengetahui apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang.
d.    Biasanya selalu dihubungkan dengan keputusan yang menyangkut masalah rutin, karena kejadian tertentu dimasa yang akan datang dijamin terjadi.
e.    Pengambilan keputusan seperti ini dapat ditemui dalam kasus/model yang bersifat deterministik.
f.    Teknik penyelesainannya/pemecahannya biasanya menggunakan antara lain : teknik program linier, model transportasi, model penugasan,  model inventori, model antrian, model network.
2.    Pengambilan keputusan dalam kondisi resiko, adalah pengambilan keputusan dimana berlangsung hal-hal :
a.    Alternatif yang dipilih mengandung lebih dari satu kemungkinan hasil.
b.    Pengambilan keputusan memiliki lebih dari satu alternatif tindakan.
c.    Diasumsikan bahwa pengambilan keputusan mengetahui peluang yang akan terjadi terhadap berbagai tindakan dan hasil.
d.    Resiko terjadi karena hasil pengumpulan keputusan tidak dapat diketahui dengan pasti, walaupun diketahui nilai probabilitasnya.
e.    Pada kondisi ini ada informasi/data yang akan mendukung dalam membuat keputusan, berupa besar atau nilai peluang terjadinya bermacam-macam keadaan.
f.    Teknik pemecahannya menggunakan konsep probabilitas, seperti model keputusan probabilistik, model inventori probabilistik, model antrian probabilisti.
3.    Pengambilan keputusan dalam kondisi tidak pasti, yaitu pengambilan keputusan dimana :
a.    Tidak diketahui sama sekali hal jumlah kondisi yang mungkin timbul serta kemungkinan-kemungkinan munculnya kondisi-kondisi tersebut.
b.    Pengambilan keputusan tidak dapat menentukan probabilitas terjadinya berbagai kondisi atau hasil yang keluar.
c.    Pengambilan keputusan tidak mempunyai pengetahuan atau informasi lengkap mengenai peluang terjadinya bermacam-macam keadaan tersebut.
d.    Hal yang diputuskan biasanya relatif belum pernah terjadi.
e.    Tingkat ketidakpastian keputusan semacam ini dapat dikurangi dengan cara :
-          Mencari informasi lebih banyak
-          Melalui riset atau penelitian
-          Penggunaan probabilitas subjektif
f.    Teknik pemecahannya adalah menggunaka beberapa metode /kriteria, yaitu metode maximin, metode maximax, metode Laplace, metode minimax regret, metode relaisme dan dibantu dengan tabel hasil (pay off tabel).

4.    Pengambilan keputusan dalam kondisi konflik adalah pengambilan keputusan dimana :
a.    Kepentingan dua atau lebih pengambil keputusan saling bertentangan dalam situasi persaingan.
b.    Pengambil keputusan saling bersaing dengan pengambil keputusan lainnya yang rasional, tanggap dan bertujuan untuk memenangkan persaingan tersebut.
c.    Pengambil keputusan bertindak sebagai pemain dalam suatu permainan.
d.    Teknik pemecahannya adalah menggunakan teori permainan.



Faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan :
1.     Posisi atau kedudukan seseorang
a.    Letak posisi
b.    Tingkatan posisi


Kamis, 02 April 2015

Bekerjasama Dalam Kelompok

BEKERJASAMA DALAM KELOMPOK

Kerjasama
Pengertian kerja sama adalah sebuah sistem pekerjaan yang kerjakan oleh dua orang atau lebih untuk mendapatkan tujuan yang direncanakan bersama. Kerja sama dalam tim kerja menjadi sebuah kebutuhan dalam mewujudkan keberhasilan kinerja dan prestasi kerja.
Kelompok
Kelompok adalah sekumpulan orang yang mempunyai tujuan bersamayang berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama, mengenalsatu sama lainnya, dan memandang mereka sebagai bagian dari kelompok tersebut. Kelompok ini misalnya adalah keluarga, kelompok diskusi, kelompok pemecahan masalah, atau suatu komite yang tengah berapat untuk mengambil suatu keputusan. Dalam komunikasi kelompok, juga melibatkankomunikasi antarpribadi. Karena itu kebanyakan teori komunikasi antarpribadiberlaku juga bagi komunikasi kelompok.

PENGERTIAN KELOMPOK MENURUT BEBERAPA AHLI :
1.      Menurut Homans (1950) : kelompok adalah sejumlah individu berkomunikasi satu dengan yang lain dalam jangka waktu tertentu yang jumlahnya tidak terlalu banyak, sehingga tiap orang dapat berkomunikasi dengan semua anggota secara langsung.
2.      Menurut Merton, kelompok merupakan sekelompok orang yang saling berinteraksi sesuai dengan pola yang telah mapan, sedangkan kolektiva merupakan orang yang mempunyai rasa solidaritas karena berbagai niai bersama dan yang telah memiliki rasa kewajiban moral untuk menjalankan harapan peran.
3.       Menurut Achmad S. Ruky, Kelompok adalah sejumlah orang yang berhubungan (berinteraksi) antara satu dan yang lainnya, yang secara psikologis sadar akan kehadiran yang lain dan yang menganggap diri mereka sebagai suatu kelompok.


Menurut saya sendiri berkerjasama dalam kelompok adalah suatu hubungan satu orang atau lebih yang membentuk suatu persekutuan,dan saling terintegrasi/berhubungan demi tercapainya sesuatu yang diinginkan.


Karakteristik Kelompok:
Beberapa ahli mengatakan bahwa dalam suatu kelompok terdapat ciri – ciri, yaitu :
1. Terdiri dari 2 orang atau lebih
2. Adanya interaksi yang terus menerus
3. Adanya pengembangan identitas kelompok
4. Adanya norma – norma kelompok
5. Adanya diferensiasi peran
6. Peran yang saling tergantung
7. Produktivitas bertambah atau meningkat

Tahap-Tahap Pembentukan Kelompok:

Tahap 1 - Forming
    Pada tahap ini kelompok baru saja dibentuk dan diberikan tugas. Anggota kelompok cenderung untuk bekerja sendiri dan walaupun memiliki itikad baik namun mereka belum saling mengenal dan belum saling percaya.

Tahap 2 - Storming
    Kelompok mulai mengembangkan ide-ide berhubungan dengan tugas-tugas yang mereka hadapi. Mereka membahas isu-isu semacam masalah yang harus mereka selesaikan. Anggota kelompok saling terbuka dan mengkonfrontasi ide-ide dan perspektif mereka masing-masing. Pada beberapa kasus, tahap storming cepat selesai. Namun ada pula yang mandenk pada tahap ini.

Tahap 3 - Norming
    Terdapat kesepakatan dan konsensus antara anggota kelompok. Peranan dan tanggung jawab telah jelas. Anggota kelompok mulai dapat mempercayai satu sama lain seiring dengan mereka melihat kontribusi masing-masing anggota untuk kelompok.

Tahap 4 - Performing
     Kelompok dalam tahap ini dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lancar dan efektif tanpa ada konflik yang tidak perlu dan supervisi eksternal. Anggota kelompok saling bergantung satu sama lainnya dan mereka saling respect dalam berkomunikasi.

Tahap 5 - Adjourning dan Transforming
     Tahap dimana proyek berakhir dan kelompok membubarkan diri. Kelompok bisa saja kembali pada tahap mana pun ketika mereka mengalami perubahan.

Pembangunan Kelompok

beberapa poin-poin penting yang harus diketahui atau perlu di mengerti demi kebersamaan dalam sebuah team work yang baik, adapun poin-poin tersebut adalah sebagai berikut :
1. Teamwork adalah kerjasama dalam tim yang biasanya dibentuk dari beragam divisi dan kepentingan.
2.      Sama-sama bekerja bukanlah teamwork, itu adalah kerja individual.
3.   Filosofi teamwork: ‘Saya mengerjakan apa yang anda tidak bisa dan anda mengerjakan apa yang saya tidak bisa’.
4.      Ketika berada dalam teamwork, segala ego pribadi, sektoral, deparment harus disingkirkan.
5.      Dalam teamwork yang dikejar untuk dicapai adalah target bersama, bukan individual.
6.      Keragaman individu dalam teamwork memang sebuah nilai plus namun bisa menjadi minus jika tidak ada saling pengertian.
7.      Saling pengertian terhadap karakter masing-masing anggota team akan menjadi modal sukses bersama.
8.      Jika setiap orang bekerjasama via bidang masing-masing, target korporasi pasti akan segera terealisasi.
9.      Individu yang egois mengejar target pribadi akan menghambat keberhasilan team. Bayangkan jika si A mengejar target A & si B mengejar target B, lalu target bersama bermuara kemana?
10.  Keahlian masing-masing sungguh menjadi anugerah dalam teamwork yang akan mempercepat proses pencapaian target.
11.  Kendalikan ego dan emosi saat bersama agar pergesekan tidak berujung pada pemutusan kerjasama.
12.  Dengan pemahaman yang tinggi soal karakter individu dalam team, realisasi target tidak perlu waktu yang lama.
13.  Ingatlah selalu bahwa: ‘Teamwork makes the dream work’.

sumber:

Senin, 12 Januari 2015

Kata - Kata Bijak



" Pencapaian hidup adalah sesuatu yang harus di capai "

" Kekuatan yang ada di dalam diri mengalahkan ketakutan bahkan melupakannya "

" Hidupilah lilin yang ada di hidupmu agar hidupmu tetap menyala dan berguna bagi orang lain"

" Pikiran yang positif membuat anda selalu bahagia "

" titik kebahagiaan tertinggi ketika kita bisa membahagiakan orang lain " 

" Berani mencoba berarti berani satu langkah lebih maju dari yang sebelumnya '"

" Cinta yang tulus terasa dihati cinta palsu terasa di kepala"

" Keramaian hanyalah sementara, keramaian yang sesungguhnya ketika engkau menghidupi suasana itu disaat sedang sepi"

"Kepekaan yang tajam dapat menyenangkan jiwa"

" Cinta yang asli berasal dari hati bukan mata "

" Kepandaian alami bukanlah jaminan 100% untuk mencapai kesuksesan tapi keteguhan memiliki peran yang sangat penting "

" Harta bukanlah segalanya,tapi membahagiakan orang terdekatmu adalah kebahagiaan yang luar biasa "


demikian beberapa kata bijak yang saya karang sendiri,mohon maaf bila ada kesamaan kata,tidak ada maksud untuk menyamakan.






Bisnis dan Mahasiswa?

Bisnis dan Mahasiswa?

Kali ini saya akan bahas mengenai bisnis dan mahasiswa.hmmm..kira-kira apa ya hubungan bisnis dengan mahasiswa? jika dilihat secara garis besar memang tidak ada kaitannya. mungkin berkaitan dengan mahasiswa fakultas ekonomi. hmmm..tapi keliatannya tidak juga,semua mahasiswa fakultas bisa menjalani bisnis. saya ulas beberapa hubungan bisnis dengan mahasiswa,seberapa pentingkah? menjadi yang utama kah? mari!!






Bisnis adalah kegiatan berwirausaha dengan bekerja untuk diri sendiri maupun orang lain bekerja untuk kita, intinya kalo menurut saya bisnis itu kendali diri sendiri. banyak orang sukses dan kaya karena bisnis. wow enak yah?!. hmm namun bukan sekedar terlihat enak saja, bisnis dibutuhkan keahlian khusus yang bisa dilatih dan jangka waktu yang tidak mungkin sebentar untuk mencapai tingkat kesuksesan. dan tipe kesuksesan seseorang dalam bisnis pun juga berbeda-beda. kebanyakan orang memang sukses bisnis ya pastinya mendapat harta. mungkin ada beberapa orang yang berfikiran bahwa sukses bisnis ketika bisa membantu orang lain yang susah,yang membutuhkan pekerjaan,dll. lalu kalo hubungannya dengan mahasiswa bisnis apa ya?

Kalau menurut saya,sejak dini mahasiswa harus dibiasakan dan terbiasa dengan dunia bisnis. karena dengan terjun ke dunia bisnis manusia mampu beradaptasi dengan keadaan suatu perusahaan,minimal perusahaan kecil yang di pimpin oleh diri nya sendiri. saya jabarkan kiat-kiat mencoba bisnis sejak duduk di bangku kuliah:

1. Modal Utama

Dengan kita sebagai mahasiswa berani untuk mencoba bisnis kita sama saja melatih diri kita untuk berkembang. karena kita akan selalu dihadapi dalam berbagai masalah dan kemampuan sosial kita(berbicara,beradaptasi,bertingkah laku) semakin berkembang pula dan menjadi kearah yang lebih baik. dan inilah yang menjadi modal utama saat kita lulus dari bangku kuliah dan memasuki dunia kerja nanti.

2. Yang Penting Mencoba

ya..yang penting mencoba masalah hasil akhirnya kita tetap mau menjadi pebisnis atau kita memilih untuk kerja kantor ya itu pilihan kita masing-masing. intinya tidak ada salahnya untuk mencoba. namun yang perlu diingat adalah temukan dimanakah 'passion' kita sesungguhnya,apakah ingin menjadi wirausahawan atau jadi seorang pegawai kantor.

3. Gagal adalah hal biasa

jika setelah lulus kuliah nanti kita memang menentukan dengan tangguh untuk menjadi seorang pebisnis,jadilah pebisnis yang total dan tidak tanggung-tanggung. modal awal untuk bisnis kita bisa mulai dari hal yang kecil dan semakin lama semakin berkembang dan menjadi besar. selama awal kita mencoba bisnis pasti kita menemukan dn mengalami banyak kegagalan demi kegagalan yang terjadi. maka dari itu mental kita diasah untuk selalu siap menghadapi segala sesuatu. karena gagal adalah hal biasa 'namanya juga masih belajar', kalau sukses baru luar biasa.

4. IPK dengan kesibukan yang tidak terkait dengan nilai

hal inilah yang paling penting,dimana kedewasaan kita sebagai seorang mahasiswa diuji,apakah kita seorang yang bertanggung jawab atau tidak. bagaimana pun keadaanya kita adalah seorang mahasiswa,seorang mahasiswa tugasnya belajar,mengembangkan diri,dan mendapatkan IPK yang maksimal. namun jika kita telah memasuki dunia bisnis pasti waktu kita akan terpecah dan otomatis kita harus banyak memakan waktu bagaimana antara bisnis dan nilai dapat terus berkembang dengan baik,disinilah keseimbangan dituntut.

kiranya demikian yang dapat saya bagikan mengenai bisnis dan mahasiswa,semoga bermanfaat. masa depan ada ditangan kita masing-masing apakah nantinya kita akan menjadi seorang wirausahawan/pegawai kantor itu adalah keputusan/pilihan kita masing-masing. dan mencoba bisnis semasa dibangku kuliah juga pilihan masing-masing orang.

Wisata Goa Pindul

Wisata Goa Pindul

Pada desember 2014 lalu saya sekeluarga berwisata ke daerah Jawa Tengah. wisata berlangsung selama 1 minggu. kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya selama berada di Goa Pindul,kabupaten Gunung Kidul jawa tengah,bisa dibilang daerah yang ujung Jawa Tengah yang menjorok ke arah selatan.

Goa Pindul adalah salah satu fenomena alam yang sangat luar biasa di Jawa Tengah. Fenomena Goa yang begitu indah dan dialiri aliran air yang tenang dari hulu ke hilir. Goa pindul memiliki keunikan yang sangat luar biasa.kedalaman air di mulut Goa antara 1-3m namun kedalaman air dalam Goa bisa mencapai sekitar 12m dalamnya.

Pertama saya dan keluarga mendaftar untuk masuk wisata tersebut. tiap orang dikenakan biaya Rp 35.000/orang sudah termasuk asuransi keselamatan. lalu kami segera untuk berganti baju karena kami akan "basah-basahan" untuk memasuki goa tersebut.  setelah berganti baju kami mengenakan pelampung yg dipasang di badan. setelah itu kami berjalan menuju bibir goa untuk menelusuri goa tersebut,jarak dari tempat pendaftaran sampai bibir goa memang dekat. selain di bekali pelampung di tubuh kami juga dibekali ban dalam dengan kondisi terisi angin/terpompa agar kita dapat duduk diatas ban tersebut.


Berkisar sekitar 1 jam kami duduk diatas ban tersebut untuk menikmati keindahan goa tersebut. didalam goa terdapat sebuah praktik perekonomian yaitu adanya sarang burung wallet yang dibudidayakan dan dijadikan mata pencaharian bagi masyarakat setempat. dan juga menjadi rumah bagi kelelawar yang begitu banyak.


Stalaktit(batu yang menempel di langit-langit kebawah) dan stalakmit(batu dari yang menempel dari bawah keatas) yang begitu indah mengarungi setiap dinding dari goa. ada beberapa stalakmit yang dipercaya bahwa setiap pria yang dapat menjangkaunya sambil duduk diatas ban tersebut semakin tangguh dirinya,mungkin hal itu hanya mitos.


Setelah menyusuri rumah kelalawar ujung dari goa sudah terlihat dari kejauhan. akhirnya tak lama kami sampai di akhir perjalanan. sangat seru sekali berwisata ke goa pindul. Goa Pindul dapat menjadi rekomendasi tempat wisata yang asik,unik,dan keren.





images by: google

Minggu, 11 Januari 2015

Coming Soon Java Jazz Festival 2015

Coming Soon Java Jazz 2015

Siapa sih yang tidak tahu Java Jazz? event terbesar tahunan para umat jazz di indonesia bahkan sampai ke mancanegara. ya..memang.. Java Jazz bisa disebut juga sebagai tempat dimana bertemunya para musisi,penggila, dan pengamat jazz dari berbagai kalangan. Musik dari dahulu telah di kenal sebagai musik segmented yang sangat fenomenal. Jazz memberikan warna tersendiri terhadap genre musik lain karena dapat di kolaborasikan sehingga tumbuh asal muasal orang banyak menyebut: Jazz Pop, Jazz Rock,Latin Jazz, Fusion, Funk, dll. itu semua hasil pencampuran bebarapa unsur musik jazz kepada genre lain.


Java Jazz menjadi event yang paling begitu besar pertama kali berdiri tahun 2005 dengan domotori oleh Java Production dan Bapak Peter Gontha. Java Jazz berlangsung biasanya pada bulan maret dengan acara berlangsung 3 hari berturut-turut(Jumat-sabtu-minggu). antusiasme penggemar dengan para musisi yang di idolakannya sangatlah besar. begitu pula dewasa ini penggemar bahkan pemain jazz adalah kebanyakan anak muda.

Untuk Java Jazz 2015 sendiri akan diadakan pada 6,7,8 maret 2015. beberapa line up artist luar dan dalam negri:

Artist Dalam Negri:                        

  • Ananda Sukarlan 
  • Andi Wiriantono
  • Andre Dinuth Solo Project
  • Angel Pieters
  • Angela Nazar
  • Balawan
  • Boby Limijaya
  • Dewa Budjana Collaboration Project
  • Dhira Bongs
  • Endah n Resha Bigband
  • dll
Artist Luar Negri:   

  • Alain Caron
  • Benjamin Herman Quartet
  • Blue Note Tokyo All Stars
  • Bobby McFerrin
  • Brad Mehldau
  • Chris Botti
  • Christina Perri
  • Courtney Pine
  • Etienne Charles
  • Gregoire Maret
  • Harvey Mason
  • dll
Begitulah yang dapat saya share tentang kegiatan Java Jazz Festival 2015 yang akan datang untuk lebih lengkapnya bisa di buka langsung pada web Java Jazz di javajazzfestival.com. Bila ada yang tertarik untuk menonton untuk tiket presale sudah dapat dibeli dari sekarang.ayo jangan sampai ketinggalan!!

Saya sendiri akan bermain bersama Group Band "Margo Rising Star" saya di Java Jazz Festival 2015,waktu dan stage menyusul :D

SALAM JAZZ!!